Bersama dengan Sekretaris Jenderal KKP, Yagasu Melakukan Penanaman Mangrove dan Penebaran Benur Vaname Perdana di Model Klaster Tambak Udang Nasional Aceh Timur

Medan, Februari 2021, Aceh Timur dikenal dengan potensi alamnya terutama di bidang kelautan dan perikanan, dikarenakan Aceh Timur berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Kementerian kelautan dan perikanan (KKP) membangun model klaster tambak udang nasional di Aceh Timur dengan melihat kondisi lahan yang sangat berpotensi dan efektif untuk mengembangkan budidaya tambak udang karena terhindar dari sumber pencemaran. Sarana dan prasarana yang memadai seperti jalan, listrik dan saluran irigasi yang baik juga menjadi salah satu alasan pembuatan model klaster tambak udang nasional di Aceh Timur

Senin, 28 Desember 2021 Yagasu yang dihadiri langsung oleh Direktur Program Meilinda Suriani Harefa bersama dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) kementerian kelautan dan perikanan (KKP) dan Komisaris Jenderal (Komjen) Bapak Antam Novambar beserta rombongan melakukan penebaran Benur Vaname Perdana dan penanaman mangrove di Model Klaster tambak udang nasional di Aceh Timur dengan menanam 1,5 hektar mangrove di klaster tambak udang nasional Aceh Timur. Rayeuk, kecamatan Idi Timur. Turut serta hadir Bupati Aceh Timur dan Ketua DPRD Aceh Timur, Kepala-kepala Dinas Pemerintahan di Aceh Timur tuan rumah serta Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau Ujung Batee  M. Tahang dan staff sebagai panitia dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Anton Syahputra Siregar selaku Manager Restorasi Yagasu mengatakan penanaman mangrove di klaster tambak udang nasional dengan maksud untuk pengembangan tambak Silvofishery sebagai alternative mempertahankan  hutan mangrove. Tumbuhan mangrove yang memiliki sistem perakaran yang menonjol ke permukaan tanah disebut akar napas sangat baik untuk mengikat lumpur dan menetralkan kimia sehingga limbah pangan dari tambak klaster dapat dialiri ke tambak silvofishery sehingga tumbuhan mangrove yang tumbuh dalam tambak silvofishery dapat menjadi penyaring yang baik untuk perikanan.

Selanjutnya dijelaskan Anton bahwa ekosistem mangrove juga berperan sangat penting dalam siklus karbon, nitrogen, dan sulfur. Selain itu magrove juga dapat menghadang terjadi abrasi pantai, apalagi tambak klaster ini sangat dekat dengan bibir pantai,” paparnya

Kementerian kelautan dan perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal perikanan budi daya membangun percontohan model klaster kawasan tambak udang di Gampong Matang Rayeuk kabupaten Aceh Timur seluas 5,1 hektar yang akan dilengkapi dengan fasilitas seperti bak tendon, bak distribusi air baku, petak pemeliharaan, saluran buang dan panen, dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Sebuah kehormatan besar bagi Yagasu untuk dapat menghadiri kegiatan ini.

Alongside the KKP Secretary General, Yagasu Conducts the Planting of Mangroves and the Spreading of Vaname Shrimp Seeds for First Time in the East Aceh National Shrimp Farm Cluster Model

Yagasu yang dihadiri langsung oleh Direktur Program Meilinda Suriani Harefa bersama dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) kementerian kelautan dan perikanan (KKP) dan Komisaris Jenderal (Komjen) Bapak Antam Novambar beserta rombongan melakukan penebara-2021-02-19 14:16:12

Planting Mangroves in Ponds with Silvofishery Concept, Yagasu Provides Milkfish Seeds to Langsa and Aceh Timur Villages

Yagasu bersama dengan tim melakukan kegiatan pemberian bibit ikan Bandeng di desa-desa Langsa dan Aceh Timur. Kegiatan ini dilakukan demi mendukung komitmen para pemilik tambak yang mengalihkan tambak aktif tanpa mangrove dengan menumbuhkan mangrove-2021-02-08 11:32:47

Collaborating with the Government to Protect Mangrove Forests, Yagasu Signs an MOU with the Forest Management Unit (KPH) II Pematang Siantar

YAGASU bersilaturahmi ke kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) II, Pematang Siantar dalam kegiatan Penandatanganan MoU tentang Pengembangan Program Restorasi dan Perlindungan Mangrove di daerah Pematang Siantar-2021-02-03 09:58:09

>