Memberdayakan Kelompok Perempuan dalam Konservasi Mangrove di Pesisir Jawa Timur: Ketahanan Transformatif Terhadap Dampak Kenaikan Permukaan Laut

Medan, Maret 2021 Keberadaan hutan mangrove atau baku di daerah pesisir berperan penting bagi alam dan bumi. Hutan mangrove memiliki manfaat yang sangat banyak seperti menjadi alat yang digunakan dalam mengurangi karbon yang terdapat di bumi, selain itu mangrove juga dapat di olah menjadi sesuatu yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat yang berada di daerah pesisir. Batang kayu mangrove dapat di olah menjadi bahan pewarna alami atau organic dan buah mangrove dapat di olah menjadi makanan atau sirup.

Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) Aceh sebagai salah satu Non Government Organization yang berfokus pada penanaman dan restorasi ekosistem mangrove guna menciptakan ekosistem yang baik untuk keanekaragaman hayati, masyarakat dan iklim serta melakukan berbagai penelitian yang bertujuan untuk melindungi lingkungan dan mengembangkan program masyarakat dalam melakukan aktifitas ini.

Selasa, 23 Maret 2021 Yagasu melakukan beberapa kegiatan pelatihan di Kampung Blekok – Desa Klantan, Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Empowering Women Groups on Mangrove Conservation in East Java Coast: Transformative Resilience to The Impacts of Sea-Level Rise”. Beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu Kegiatan Pendidikan Lingkungan hidup, Penanaman bersama kelompok masyarakat, Patroli Mangrove Training membatik pewarnaan dari mangrove dan pengolahan makanan dari buah mangrove. Bambang Suprayogi selaku CEO Yagasu menyampaikan bahwa Kegiatan Pendidikan Lingkungan hidup yang dilakukan oleh Yagasu ditujukan untuk anak-anak usia dini agar mengetahui manfaat dari mangrove dan melakukan penanaman langsung dilapangan agar anak-anak mendapatkan pengalaman menanam mangrove. Kegiatan ini bertujuan  untuk meningkatkan kesadaran pada anak-anak sejak usia dini terhadap pentingnya penanaman mangrove untuk lingkungan, terutama di daerah wilayah pesisir dan mengetahui manfaat dari mangrove dari edukasi yang diberikan secara langsung.

Kegiatan Penanaman bersama kelompok masyarakat adalah kegiatan penanaman mangrove yang dilakukan bersama masyarakat. Mangrove memiliki banyak manfaat terutama di wilayah pesisir seperti pencegahan bencana alam untuk masyarakat yang tinggal di daerah rentan akan bencana dan menjadi tempat berkembang biaknya biota seperti hewan mamalia, reptile dan hewan amphibi, hewan invertebrates, burung, ikan, udang, dan kepiting. Riza Aditya selaku koordinator kegiatan pada kegiatan ini mengharapkan Kerjasama Yagasu dengan kelompok masyarakat yang didukung oleh GEI dan Handprint dapat lebih baik kedepannya dan semakin banyak melibatkan masyarakat dalam setiap kegiatan upaya pemulihan mangrove di wilayah Jawa Timur nantinya.

Selanjutnya kegiatan patroli mangrove yang diadakan di Kampung Blekok – Desa Klantan, Jawa Timur menjadi kegiatan pembelajaran kepada kelompok masyarakat terhadap pentingnya penjagaan terhadap mangrove yang sudah ditanam agar tidak di rambah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Keberadaan mangrove adalah sebuah kebutuhan bagi ekosistem mangrove.

Sebagai upaya peningkatan keterampilan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, Yagasu juga memberikan pelatihan Pengolahan batik dari pewarnaan mangrove dan Pelatihan pengolahan makanan dari buah mangrove merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk memberikan melatih masyarakat pesisir memanfaatkan hasil non kayu untuk sumber ekonomi yang konservatif, diharapkan melalui kegiatna ini Kelompok masyarkaat terutama kelompok wanita atau ibu-ibu mampu berkreasi mengolah produk dari pewarnaan batik mangrove yang diperoleh dari ranting kayu dan olahan panganan dari buah mangrove menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

 

Empowering Women Groups on Mangrove Conservation in East Java Coast: Transformative Resilience to The Impacts of Sea-Level Rise

Yagasu melakukan beberapa kegiatan pelatihan di Kampung Blekok – Desa Klantan, Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Empowering Women Groups on Mangrove Conservation in East Java Coast: Transformative Resilience to The Impacts of Sea-Level Rise”. -2021-04-01 14:12:57

MANGROVE CARBON INVESTMENT

Yagasu telah melakukan kegiatan penanaman mangrove di 3 provinsi wilayah Sumatera dengan melibatkan 25 kecamatan di sepanjang 1.820km garis pantai Sumatera.-2021-03-25 12:06:14

Mangroves Planting Activities

Penanaman mangrove yang dilakukan oleh tim Yagasu di Provinsi Aceh-2021-03-24 14:12:59

>