TEAM MEMBER

 

 

        

Bambang Suprayogi
CEO YAGASU

Meet our Executive Director Bambang Suprayogi. This humble man has academic backgrounds in environmental sciences, forest conservation and mnagement, wetland survey and management, animal science and economic-development study. He is one of the main core in #YAGASU with his great leadership skill. Say Hi whenever you get a chance to meet him!
 

 

   
 

Meilinda Suriani Harefa
Program Director

Meet our Program Director Meilinda Suriani Harefa who is known as an active role model in preserving the environment, specifically saving the Coastal Region. Her career began when she was in collage as a member of MAPALA then became a lecturer of the Department of Geography Education at State University of Medan.

 

   
 

Anton Syahputra Siregar
Restoration Manager

Meet our Restoration Manager Anton Syahputra Siregar, He was born on December 26, 1977, a graduate of UPN "Veteran" Yogyakarta majoring Agriculture. Anton was previously a worker in the world of oil palm for 8 years in various regions in Indonesia ranging from Kalimantan, Aceh to Medan. His dedication to something more positive that is very contrary to his previous work is to serve in the world of the special benefits of Mangrove Restoration. This man also loves badminton and play the guitar. He joined YAGASU since 2013 to some assignments for making plans such as Village Use Plans, Village Regulations to Mangrove Protected Areas. In January 2020 Anton was also one of the members who received the Forest Carbon Grant Training at the University of Freiburg, Germany. For him Mangrove is very important for the source of life. He is an inspiring leader at #YAGASU. Say hello whenever you get the chance to meet him!

 

   
 

Grace Yanti Panjaitan
Restoration Manager

Meet our Research Manager Grace Yanti Panjaitan. A young woman who graduated from Faculty of Forestry at North Sumatra University on 2009 and then joined with Yagasu on 2013. She has been involved in many researches about Carbon Stock & Biodiversity in Mangrove Forest. The most challenging experience in her carrier when she was joined on mangrove carbon stock research with all professional carbon researchers from University, CIFOR, BPOL and ICRAF Delegation which have to guarantee the quality and credibility to be able to be published in public. Grace was also one of staf who received a reward to join the carbon stock course on Forestry Carbon at Freiburg University, Germany with 3 other staffs in #YAGASU. Say Hello when you have a chance to meet her!

 

   
 

Imelda Meliansari
Aceh Senior Administration

 

Senior Administration Officer Kantor Cabang Aceh kami Imelda Meliasari yang telah bergabung di YAGASU sejak tahun 2002. Imelda memulai awal karirnya sebagai Finance & Administration dan juga merupakan salah satu pendiri YAGASU yang juga tertera secara resmi di akte sebagai Ketua Pengurus pada masa itu dari tahun 2002 sampai 2019. Perempuan kelahiran Banda Aceh 23 Mei 1975 merupakan lulusan Sarjana Biologi Fakultas MIPA UNSYIAH. Sebelumnya ia juga pernah bekerja sebagai mahout/perawat gajah pada tahun 1995 - 1997 di Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan juga pernah bekerja di FFI (Fauna Flora International) sebagai Administration & Finance Manager dari tahun 1998 – 2001. Beliau juga pernah menerima pelatihan keuangan langsung dari World Bank Jakarta dan mendapat kepercayaan mengelola dana GEF pada saat beliau bekerja di FFI (Fauna Flora International). Imelda memiliki segudang pengalaman di bidang konservasi dan terlibat dalam berbagai projek konservasi skala nasional sampai internasional seperti Project BRR, Planet Urgence, Keindaren, Islamic Relief, Newmont, Ci dan Livelihoods. Selain bekerja, Ibu 2 anak ini mempunyai hobi menonton film drama romantis dan travelling. Dia adalah staf perempuan yang menginspirasi di #YAGASU.

 

   
 

Ngabiantoro
Aceh Senior Field Coordinator


Aceh Field Coordinator kami Ngabiantoro atau sering dikenal dengan panggilan akrab Toro. Pria kelahiran Yogyakarta, 11 Agustus 1974 ini memulai karirnya sejak tahun 2003 melalui Program dari donor Keindaren dan IUCN untuk Penanganan Gajah di Aceh Besar. Pada masa ketika Tsunami di tahun 2004 untuk pertama kali nya dia terlibat dalam pelaksanaan Restorasi Mangrove di Pesisir Banda Aceh dalam Program Conservation International, Wetland International dan Planete Urgence dan ikut teribat membantu kelompok Tsunami di Aceh dan Nias dengan program Pemberdayaan Ekonomi dari BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh) Islamic Relief dan Musilm Aid dengan membuat pelatihan dan pendampingan sejak tahun 2004 sampai dengan 2008. Saat ini Pria lulusan Sarjana Ekonomi Manajemen ini tetap fokus bekerja untuk program restorasi mangrove di Yagasu dengan donor Livelihood fund France dari 2011 sampai saat ini. Sejak SMA ia juga sudah aktif tergabung dalam kegiatan REPALA & MAPALA. Saat ini pria yang juga penikmat Kopi Ule Kareng Aceh dan fans berat klub sepakbola Arsenal ini disibukkan dengan kegiatan di bidang restorasi dengan lokasi penanaman di pesisir timur sampai pesisir barat Aceh. Baginya Hutan dan Mangrove berperan begitu penting bagi sumber kehidupan. Dia adalah pemimpin yang menginspirasi di #YAGASU.

 

   
 

Maulana Gogo
Aceh Field Coordinator

Perkenalkan Geographic Information System (GIS) Coordinator kami Maulana Gogo atau sering dikenal dengan panggilan akrab Gogo. Pria kelahiran Pidie, 03 Februari 1985 ini memulai karirnya sejak tahun 2011 tanpa pengetahuan sedikitpun perihal Mangrove sampai akhirnya bisa paham dan mengenal seluruh jenis Mangrove. Bersama YAGASU, Gogo juga terlibat dalam Project Livelihood Planting bersama memori indah tak terlupakan saat kegiatan land asessment di Aceh Timur yang mengakibatkan dirinya dan tim terdampar di laut sampai pukul 3 malam karena boat yang digunakan saat itu kehabisan bahan bakar. -
——
Pria dengan tinggi badan 179 cm ini juga merupakan lulusan S1 Teknik Mesin Universitas Syah Kuala Aceh pada tahun 2003, Teknik Informatika USM pada tahun 2011 dan sedang menyelesaikan studi S2 Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syah Kuala Aceh. Saat ini pria yang aktif melalang buana dengan olahraga menantang nyali seperti rafting dan rock climbing ini juga penikmat Kopi Aceh kini disibukkan dengan kegiatan di bidang restorasi dengan lokasi penanaman mulai dari Pesisir Pantai Timur Banda Aceh sampai Aceh Timur dan Pantai Barat Aceh Besar sampai Aceh Jaya. Baginya Hutan dan Mangrove berperan begitu penting bagi sumber kehidupan. Dia adalah sosok yang menginspirasi di #YAGASU.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

>